UBUDIYAH

UBUDIYAH

  • Divisi Ubudiyah ini merupakan salah satu divisi yang memiliki peran penting dalam kehidupan pondok pesantren, karena divisi inilah yang menjadi tombak pengarahan ‘amaliyah-fiqhiyah santri. Mengatur sholat, mengaji, berwudhu, dan bersuci santri dengan menggunakan buku panduan milik PP. Annuqayah yaitu SKIA. Divisi ‘Ubudiyah sangat berperan dalam hal menggembleng dan mendidik santri dalam hal beribadah yang baik dan benar menurut tuntunan syariat Islam.
  •  
  • Hadiran 5 Waktu
  • Kewajiban lain bagi para santri adalah wajib berjama’ah setiap melaksanakan  shalat fardhu. Di PPA. Latee 1, shalat berjamaah atau yang biasa disebut hadiran bagi para santri ini, diprogramkan sebagai bagian dari kegiatan Div. Ubudiyah yang paling pokok yang ditekankan kepada semua santri untuk melaksanakannya. Sehingga  bagi santri yang tidak mengikuti peraturan tersebut akan dikenai sanksi sesuai dengan tata tertib yang sudah disepakati, kecuali bagi santri yang sudah meminta izin kepada pengurus Div. Ubudiyah karena berhalangan (udzur).
  • Pelaksanaan shalat berjamaah ini dilakukan di Mushalla Az-Zahra’ dengan diimami oleh pengasuh dan terkadang pengurus.
  •  
  • Khatmil Quran
  • Kegiatan ini merupakan kegiatan mingguan yang wajib diikuti oleh seluruh santri pada malam Selasa dengan dibentuk kelompok mengaji setiap. Setiap kelompok terdiri dari 10-11 santri dengan target mengaji harus 2 juz. Kegiatan ini dilaksanakan setelah shalat Isya’ berjama’ah secara bergantian sesuai jadwal kelompok yang sudah ditentukan oleh pengurus Div. Ubudiyah.
  •  
RUTINITAS MALAM JUM’AT
  • Rutinitas malam Jum’at merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan secara bergantian setiap minggunya setiap selesai sholat berjamaah Isya’ yang dipimpin oleh pengurus secara bergantian, sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh Div. Ubudiyah.
  •  
  • Shalawat Diba’
  • Pembacaan shalawat diba’ adalah kegiatan pembacaan syair-syair yang berisi sanjungan dan pujian bagi Rasulullah SAW, yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan spritual santri dalam meneladani Rasulullah SAW. Kitab yang dipakai adalah kitab Maulid ad-Diba. Biasanya kegiatan ini dipimpin oleh pengurus secara bergantian.
  •  
  • Burdah
  • Pembacaan burdah merupakan pembacaan syair-syair pujian kepada Nabi yang terdiri dari 160 bait dalam Qashidah Burdah.
  •  
  • Tahlil
  • Pembacaan tahlil merupakan kegiatan keagamaan yang tujuannya adalah mendoakan para pendahulu kepada Allah SWT agar selalu dalam lindungan-Nya.
  •  
  • Shalat Tasbih Bersama
  • Kegiatan ini pertama kali ada pada masa kepemimpinan tahun pertama ustazah Hananah al-Azmy, ia diadakan supaya setidaknya dalam seumur hidup santri pernah melaksanakan shalat tasbih. seperti rutinitas lainnya, shalat tasbih berjamaah dilakukan pada malam Jum’at, namun biasanya dilakukan sebulan sekali tepatnya pada malam Jum’at legi sesuai kalender masehi sampai pada masa kepemimpinan sekarang dengan dipimpin oleh pengurus secara bergantian.
  • Awalnya kegiatan ini dikhususkan mulai kelas I MA/SMA sederajat, namun format pelaksanaannya berubah dari masa ke masa kepemimpinan, sampai pada masa ustazah Linatul Anis (2010-2011) format pelaksanaannya diubah mulai kelas IX MTs
  •  
  • Siraman Rohani
  • Adalah kegiatan rutin yang sangat dinanti-nanti oleh para santri, karena pada saat inilah menjadi momen belajar lebih banyak kepada pengasuh. Pada malam Jum’at yang telah dijadwalkan seluruh santri duduk di teras dhalem pengasuh untuk mendengarkan siraman rohani. Biasanya ini diisi oleh K.H. Muqsith Idris. Untuk saat ini siraman rohani mulai diisi juga oleh beberapa pengasuh muda seperti Nyai Fikriyah Basith atau terkadang K. Ainul Haq yang ditempatkan di aula Madal 1.
  • Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memberikan pencerahan dan pengarahan dengan menumbuhkan kesadaran secara pelahan-lahan sebagai bentuk kasih sayang dari pengasuh kepada seluruh santri, utamanya santri yang perlu mendapatkan penanganan khusus.
  •  
Praktik dan Menghafal SKIA
  • Kegiatan ini dilaksanakan dari hari Jumat sampai hari Rabu, tidak seperti di Latee Putra maupun di Latee 2, format pelaksanaan SKIA di Latee 1 berbentuk praktik dan sistem menghafal bagi seluruh santri untuk semua tingkatan pendidikan. Pembagian kelompok kegiatan ini dibentuk oleh pengurus Div. ‘Ubudiyah dengan para pembimbingnya yaitu pengurus harian dan pengurus Div. ‘Ubudiyah sendiri.
  •  
  • Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menghafal dan mempraktikkan SKIA, teknisnya, kegiatan praktik ini ditentukan pada bagian-bagian yang memang perlu untuk dipraktikkan seperti pada bab shalat, wudhu’, najis, dan tayammum. Selain dari itu adalah sistem menghafal dan memahami bagian-bagian yang memang perlu untuk dihafal, seperti do’a-do’a, tahlil, dan a’malul yaumiyah. Bagi santri yang belum memahami akan apa yang dihafalnya, pembimbing memiliki tugas untuk memberikan pemahaman seputar hal tersebut, sehingga santri tidak hanya menghafal tetapi juga paham akan isi dari buku panduan yang dirumuskan oleh pengasuh tersebut.
  •  
  • Setiap minggunya, santri yang menyetorkan hafalan memiliki batas minimal penyetoran yang telah ditentukan sebelumnya oleh pengurus. Biasanya satu pembimbing sedikitnya mempunyai anak didik 6 sampai 8 santri, terdiri dari santri baru maupun santri lama yang belum selesai menghafal.
  •  
  • Ujian Munaqasyah SKIA
  • Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun oleh Div. ‘Ubudiyah untuk menguji pemahaman santri yang sudah selesai menghafal dan memahami akan isi panduan SKIA. Terdiri dari 4 penguji sesuai jumlah bab pada buku pandua SKIA, penguji 1 bertanya seputar materi Tauhid, penguji 2 bertanya seputar materi Fiqih, penguji 3 bertanya seputar materi Akhlak, dan penguji terakhir bertanya seputar materi Tajwid.
  •  
  • Yasinan Setiap Selesai Sholat Maghrib
  • Kegiatan ‘ubudiyah yang juga diprogramkan oleh PP. Annuqayah Latee 1 adalah kegiatan pembacaan yasin setelah hadiran Maghrib. Dilaksanakan setiap hari dengan dipimpin langsung oleh pengurus khususnya pengurus Div. ‘Ubudiyah. Awalnya kegiatan setiap selesai hadiran Maghrib adalah mengaji surah munjiyat, namun kegiatan tersebut diganti melalui keputusan pengasuh dengan mengaji surah yasin secara bersama setiap malamnya.
  •  
  • Pembacaan Ratib al-Haddad
  • Ratib al-Haddad adalah bacaan Alquran yang dibaca setiap hari Mingu dan Rabu sore dengan dipimpin oleh pengurus dan diikuti oleh seluruh santri yang sedang tidak memiliki jadwal kegiatan lain.
  •  
  • Praktik Mengkafani Jenazah
  • Ini merupakan kegiatan yang diadakan oleh divisi ‘Ubudiyah dalam rangka untuk memberikan pemahaman dan tatacara mengkafani jenazah yang benar sesuai ajaran syariat Islam. biasanya, pengurus mengundang pengasuh atau guru senior di Annuqayah untuk memberikan pemahaman kepada santri. pada periode ini, pengurus mengundang K. Syafi’ie Anshori sebagai pemateri.
  •  
  • Praktik Sholat Santri Baru
  • Dalam rangka membimbing santri baru dalam melaksanakan ibadah sholat, pengurus Div. ‘Ubudiyah memberikan bimbingan khusus kepada seluruh santri baru mengenai bacaan dan praktik sholat. Kegiatan ini dilakukan setiap Sabtu pagi, satu kali selama satu minggu dengan dibimbing oleh Nyai Nafidzatin Nadhor. Bimbingan khusus atau kelas khusus ini baru digagas pada periode 2019-2020, sementara pada tahun-tahun sebelumnya, bimbingan dan praktik sholat hanya pada saat BINASABA dan setoran SKIA. Untuk lebih efektif dan intensif, utamanya untuk santri baru yang masih baru masuk jenjang pendidikan MTs., pengurus kemudian berinisiatif untuk memberikan bimbingan khusus tentang praktik shalat kepada santri baru.