INFRASTRUKTUR

MUSALLA

  • Hampir bisa dikatakan seluruh aktifitas baik program pesantren maupun 6 lembaga dilaksanakan di musalla PPA. Latee II. Musalla bersifat multifungsi yang menjadi tempat tidak hanya hal ubudiyah atau halaqah ilmiyah, tetapi seluruh kegiatan yang membutuhkan ruangan yang dapat menampung kurang lebih 300 orang, seperti acara-acara pentas seni 6 lembaga, muhadlarah siswa dan mahasiswa, lomba HIMADAL II, nonton bersama, munaqasyah, rapat evaluasi dan sebagainya. Hal ini karena Latee II memang tidak memiliki halaman luas atau gedung khusus semacam aula atau gedung madrasah diniyah untuk mendukung terlaksananya berbagai program yang ada. Sehingga dengan segala keterbatasan ini, musalla sebagai tempat yang paling luas (daripada kamar) dan umum dijadikan sebagai alternatif.
  •  
  • Keterbatasan utama musalla Latee II adalah tidak mampu menampung seluruh santri ketika akan digelar acara-acara besar seperti Peringatan Maulid Nabi, Haflah Nishfu Sanah, dan lainnya. Maka lagi-lagi sebagai alternatif PPA. Latee II memakai Halaman MA Putri untuk melaksanakannya.
  •  
  • Letak geografis musalla tepat berada di tengah-tengah bangunan kamar santri, tepatnya di depan utara blok al-faradis, di sebelah barat blok al-qudusy dan al-mahfudzy, dan di sebelah timur kamar mandi tamu. Bagi blok yang berada di lantai dasar cukup mudah menjangkau musalla, tetapi bagi blok yang berada di lantai dua maupun tiga, menjangkau musalla menjadi kesulitan tersendiri ketika ada aktifitas harian seperti hadiran (seperti sering tidak mendapat tempat karena sudah penuh). Karena itu, pengurus Peribadatan membagi secara bergiliran tiap blok yang wajib berjamaah di musalla sementara yang lain berjamaah di 6 lembaga. Sedangkan mengenai menjaga kebersihan musalla adalah menjadi tugas seluruh santri, artinya musalla dipiketi oleh 5 santri dari tiap kamar yang dikoordinir langsung oleh pengurus Kebersihan PPA. Latee II.
  •  

KANTOR PESANTREN

  • Kantor pesantren PPA. Latee II berfungsi sebagai pusat seluruh administrasi pesantren, rental komputer, sekaligus sebagai posko pengunjung. Terletak di bagian paling utara batas PPA. Latee II, di sebelah utara blok al-qamary, dan tepat di belakang dhalem Pengasuh. Mempunyai dua ruang yang dipisah oleh dinding triplek, ukurannya relatif kecil untuk digunakan setidaknya tiga aktifitas sekaligus. Sedangkan satu ruang yang lebih kecil khusus untuk penyimpanan berkas, data-data maupun keperluan kepengurusan.
  •  

KANTOR MADAL II

  • Sebagai lembaga pendidikan yang independen, tentunya madrasah diniyah memerlukan kantor sebagai pusat administrasi, penyimpanan data dan sebagainya. Terletak di lantai dasar depan serambi musalla, kantor MADAL II berada tepat di bawah tangga menuju lantai dua yang strategis karena di depannya menjadi jalan lalu-lalang santri, pun dekat dengan kamar-kamar santri di lantai dasar sekitar area musalla.
  •  
  • Kantor MADAL II memiliki dua ruang yang saling berhadapan dan satu serambi dengan serambi depan musalla. Ruangan di sebelah utara berfungsi menyimpan seluruh berkas dan data yang diperlukan ketika KBM, satu unit komputer juga ditaruh di ruangan ini. Ketika ujian berlangsung, ruangan ini menjadi privat dari seluruh pengurus kecuali pengurus MADAL II sendiri. Sedangkan ruangan di sebelah selatan berfungsi sebagai tempat terkait seluruh administrasi baik santri lama maupun baru, tempat yang menyediakan kitab-kitab materi diniyah, tempat penyelesaian sanksi siswa yang bermasalah dan rapat internal pengurus MADAL II.
  •  

KAMAR PEMBINAAN KHUSUS

  • Letak geografisnya tepat di sebelah selatan kantor pesantren berupa sebilik kamar. Selain menjadi tempat tinggal bagi santri yang sedang menjalani pembinaan khusus, di dalam ruangan ini terdapat ruangan kecil yang difungsikan sebagai gudang mini berisi alat-alat kebersihan dan barang sitaan. Selain itu, ada lemari milik pengurus kamtib berisi kartu pulang seluruh santri yang diletakkan di ruangan ini.
  •  

KOPERASI

  • Berawal dari sebuah kamar santri yang kemudian dialihfungsikan menjadi koperasi atas persetujuan Pengasuh. Ukurannya kecil untuk ukuran koperasi pesantren dengan kapasitas santri berjumlah seribu lebih. Letaknya berada di sebelah timur blok az-zahra’, sebelah selatan kamar mandi tamu, dan tepat berada di depan gerbang sebelah selatan. Dengan segala keterbatasan koperasi jaya tetap berupaya memberikan pelayanan yang terbaik. Kebutuhan-kebutuhan pokok santri sudah cukup lengkap di ruangan kecil ini.
  •  

GEDUNG PERPUSTAKAAN

  • Perpustakaan merupakan satu-satunya bangunan yang gedungnya terpisah dari bangunan yang lain meski letak dan jaraknya tidak berjauhan. Lokasinya berada di sebelah utara blok al-qudusy, sebelah timur kolam mandi, dan berdempetan dengan dapur dhalem di sebelah utara dan timur. Cukup sulit untuk merenovasi ataupun membangunnya menjadi berlantai disebabkan begitu dekatnya dengan dapur dhalem. Meski ukuran ruangan relatif sempit, di dalamnya dilengkapi satu unit komputer untuk memenuhi kebutuhan perpustakaan dan tentunya buku-buku sebagai ‘pemeran utamanya’. Tempat ini tetap mempunyai magnet dan daya tarik tersendiri bagi santri Latee II.
  •  

KOLAM MANDI DAN TEMPAT JEMURAN

  • Bangunan ini bisa dikatakan yang paling besar di antara bangunan-bangunan yang lain (selain bangunan kamar-kamar santri yang bentuknya memanjang). Bentuknya persegi empat karena luas dan lebarnya sama, memiliki bak air setinggi paha orang dewasa yang cukup lebar dan dalam. Area sekitar bak kolam berbentuk huruf L pun cukup luas dan lebar serta mampu menampung tiga barisan beruntun santri yang mandi. Bangunan kolam ini dilengkapi dengan anak tangga di sisi selatan dari arah timur maupun barat untuk menuju lantai dua. Sedangkan di lantai dua difungsikan sebagai tempat jemuran bagi seluruh santri, yang mana jemuran ini langsung berdempet dengan lantai dua gedung kamar santri di sebalah barat.
  •  
  • Lokasinya berada tepat di sebelah utara musalla, sebelah barat perpustakaan, sebelah selatan area dhalem dan sebelah timur blok as-shafy dan as-shafy B. Santri PPA. Latee II tidak diperbolehkan mandi di kamar mandi karena sudah memiilki big bathroom ini dengan memakai sampet sarung khusus mandi. Kamar mandi dikhususkan bagi santri ketika hanya akan mengambil wudhu’.
  •  

KAMAR SANTRI

  • Secara umum, kamar santri dikategorikan menjadi dua bagian; kamar kecil dan besar. Pembagian kecil dan besar didasarkan pada kapasitas santri yang ditampung oleh kamar tersebut. Kamar yang kecil hanya dapat menampung santri sekitar 18-28 orang, sedangkan kamar besar mampu menampung santri antara 30 sampai 40 lebih. Kamar kecil terdiri dari blok az-zahra’, as-shafy, al-faradis, al-mahfudzy, al,qudusy, lembaga AEC, JQK, FLP dan LDC. Sedangkan kamar besar terdiri dari blok ar-rayyan, as-shafy B, az-zahra’ B, dan lembaga RLA.
  •  

BANGUNAN PONDOK BARU

  • Lokasi pondok baru ini di luar wilayah ‘utama’ area PPA. Latee II. Posisinya berada di sebelah timur gedung MA 1 Putri serta jaraknya terpisah untuk terjangkau pengumuman langsung dari ‘area’ utama Latee II. Pengasuh PPA. Latee II membuka lahan baru ini untuk membuat bangunan pondok pesantren Latee II disebabkan semakin bertambahnya santri dari tahun ke tahun sedangkan tempat yang ada semakin tidak memadai. Bangunan pondok baru menjadi agenda utama Pengasuh untuk segera diselesaikan.
  •  
  • Bangunan pondok baru memiliki fasilitas yang terdiri dari satu kamar berukuran kecil yang difungsikan sebagai kantor cabang sekaligus koperasi mini, 5 kamar santri, satu ruangan dipakai sebagai musalla, 6 kamar mandi, 12 WC, dan dua jemuran. Tidak seperti di daerah utama Latee II, bangunan pondok baru ini juga memiliki halaman yang asri dengan beberapa tanaman dan pohon di atasnya.
  •  
  • Pada tahun 2017, bangunan pondok baru mulai dihuni oleh sekitar 70 orang santri (termasuk memindah beberapa pengurus pesantren) dengan menempati 3 kamar yang kemudian diberi nama blok al-munawwarah. Satu tahun setelahnya, lembaga JTQ juga dipindah ke area pondok baru ini karena peminatnya yang semakin membludak sedangkan kamar lamanya tidak muat. Saat ini, bangunan pondok baru masih dalam tahap pembangunan dan penyelesaian lantai dua.