Darul lughah al-'arabiyah wal fiqh assalafi
(dalfis)

DARUL LUGHAH AL-‘ARABIYAH WAL FIQH AS-SALAFI

 

SEJARAH
  • Pada mulanya, kompleks asrama Darul Lughah Al-‘Arabiyah wal Fiqh as-Salafi adalah bangunan Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK). Pada waktu itu, Ust. Sudarmin Hamzah, Ust. Ainul Fadhal Romli, dan Ust. Ach. Sanusi Romli, memiliki inisiatif untuk mendirikan lembaga pengembangan Bahasa Arab. Beliau semua lantas sowan ke pengasuh, mengutarakan maksud untuk mendirikan lembaga Bahasa Arab di lingkungan Pondok Pesantren Annuqayah Latee. Alhamdulillah, dengan restu pengasuh kala itu, pada tahun 2001, berdirilah komplek lokal Bahasa Arab.
  •  
  • Nama Darul Lughah al-‘Arabiyah wal Fiqh as-Salafi sendiri, selanjutnya disingkat Dalfis, baru dicetuskan pada tahun 2011 oleh Ust. Umarul Faruq.
  •  
VISI-MISI
Visi :
  • -Menjadikan santri bisa berbahasa arab dengan benar sesuai kaedah.
  • -Mencetak generasi yang kompeten di bidang bahasa arab
  • -Menjaga Akhlaqul Karimah
Misi:

 

PROGRAM
  • Program kegiatan Darul Lughah wal Fiqh as-Salafi dibagi menjadi :
  • – Harian
    1. Ta’lim
    2. Hifdhul Mufradat
    3. Debat (bagi tingkatan Mutawassith-Mutaqaddim)
    4. Presentasi Maqra’ Kitab Kuning kepada pembimbing kamar
    5. Ekstrakurikuler (oleh Mu’allim)
  • – Mingguan
    • Istima’
    • Presentasi Maqra’ Kitab Kuning per kamar
    • Kegiatan ISADA (Ikatan Santri Dalfis), berupa:
      • – Pidato bahasa arab
      • – Taqdimul Qishshah
      • – Drama
      • – Puisi bahasa arab
  • – Semester
    1. Musyahadah Aflam
    2. Jaulah Arabiyah
    3. Bahtsul Masa’il, yang dibagi menjadi:
      • – Semester Ganjil bagi seluruh anggota Dalfis
      • – Semester Genap bagi seluruh perwakialn dari setiap Rayon di Pondok Pesantren Annuqayah Latee
    4. Ujian
    5. Haflatul Imtihan
  •  
PRESTASI-PRESTASI
  • – Juara 1 Debat Bahasa Arab tingkat Nasional di GAZA UIN Maliki & UM tahun 2019
  • – Juara 2 Pidato Bahasa Arab tingkat Nasional di GAZA UIN Maliki & UM tahun 2019
  • – Juara 2 Puisi Bahasa Arab tingkat Nasional di GAZA UIN Maliki & UM tahun 2019
  • – Juara 3 Debat Bahasa Arab tingkat Nasional di UM tahun 2019

English area of latee
(EAL)

ENGLISH AREA OF LATEE

 

SELAYANG PANDANG
  • English Area Of Latee (EAL) adalah salah satu dari 3 unit lokal khusus yang ada di lingkungan Pondok Pesantren Annuqayah Latee. Lembaga ini mewadahi minat santri dalam pengembangan Bahasa Inggris.
  •  
SEJARAH
  • Adalah Mr. Taqiyuddin kala itu yang memiliki spirit dalam mempelajari dan mengembangkan Bahasa Inggris. Usahanya untuk mendirikan lokal Bahasa Inggris kala itu tidaklah mudah. Hampir seluruh pengurus menolak inisiatif Mr. Taqiyuddin kala itu, kecuali satu, ketua Pengurus sendiri.
  •  
  • Setelah itu, Mr. Taqiyuddin meminta restu kepada pengasuh untuk mendirikan lokal Bahasa Inggris. Pengasuh menyetujui usulan Mr. Taqiyuddin dengan syarat harus ada kegiatan Pengajian Kitab. Atas dasar itu, pada tahun 2009, berdirilah English Area of Latee.
  •  
PROGRAM
  • Program kegiatan English Area of Latee dibagi menjadi:
  • Harian
    • – Membaca Irregular Verb
    • – Practice Speaking
    • – KBM (Kegiatan Belajar Mengajar)
    • – Listening Music/Conversation
  • – Mingguan
    • – Ziarah ke Maqbarah Pengasuh
    • – Lomba Speech & Story Telling
    • – Sharing & Motivation dari tutor
    • – Pengajian Kitab
  • – Setengah Bulanan
    • – Drama
  • – Bulanan
    • – Debat
  • – Semester
    • – Ujian
    • – Graduation
    •  
PRESTASI-PRESTASI
  • – Juara 1 Speech Contest se-Jawa Timur di PP. Nurul Jadid Paiton tahum 2019

lembaga tahfidhul quran
(ltq)

LEMBAGA TAHFIDHUL QURAN

 

SEJARAH
  • Lembaga Tahfidhul Quran sebenarnya berawal dari mimpi sederhana untuk mengumpulkan beberapa santri yang ingin belajar dan menghafal Al-Quran saja, dan rencananya mereka akan ditampung dalam satu atau dua bilik khusus berikut dengan program khusus pula. Maka agar mimpi ini berubah nyata dan sempurna, Ust. Syamsul Hadi sowan kepada pengasuh kala itu, alm. KH. Ahmad Basyir AS. untuk memohon pertimbangan dan saran. Dan alhamdulillah beliau sangat mendukung rencana ini untuk dilaksanakan. Dibantu Ust. Harun Adiyanto, maka berdirilah Lembaga Tahfidhul Quran ini pada tanggal 16 Agustus 2006.
  •  
VISI-MISI
Visi :
  • Lahirnya generasi santri yang hafal, faham, dan beramal shaleh serta berakhlak Qur’ani.
  •  
Misi:
  • – Mencetak santri dan menumbuh-kembangkan rasa cinta terhadap Al-Quran dengan cara menghafal dan mentadabburi isinya.
  • – Mencetak santri yang berwawasan dan bertingkah laku sebagaimana yang dituntun dalam Al-Quran (berakhlak Qurani)
  •  
PROGRAM
  • – Setoran Hafalan Al-Quran
  • Baik anggota baru maupun lama menyetorkan hafalan masing-masing kepada Pembina, kecuali hari Jum’at pagi.
  • – Saling menyima’ (Madura: ten-teten)
  • Kegiatan ini dilaksanakan 3 kali dalam seminggu. Teknisnya, salah satu sanri menyimak hafalan temannya dengan memperhatikan mushaf Al-Quran
  • – Muraja’ah
  • Per minggu diadakan muraja’ah dengan dibentuk kelompok. Satu kelompok bisa terdiri dari 4 orang. Masing-masing anggota kelompok membaca bagian yang telah ditentukan sebelumnya secara berurutan.
  • Pengajian kitab at-Tibyan
  • Bimbingan Tahsinul Qira’ah
  • Bimbingan ini diadakan agar para santri bisa mengaplikasikan kaidah-kaidah baku dalam membaca Al-Qur’an dengan benar, semisal Makharijul Huruf. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh Ust. Harun Adiyanto
  • – Ikhtibar
  • Ikhtibar di sini adalah ujian per semester. Dilaksanakan 2 kali dalam setahun, masing-masing santri dari tingkatan jenjang pendidikan (MA sederajat: 4 juz, Mts. sederajat: 2 juz) menyetorkan seluruh hafalan selama satu semester.
  • – Khotmil Quran setiap menjelang liburan
  • Khotmil Qur’an ini dilaksanakan dengan bil-ghaib, yaitu dengan tanpa melihat mushaf.
  • -Takhtiman
  • Takhtiman adalah realisasi dari bentuk pengabdian pada masyarakat. Kegiatan ini kadang disebut dengan Muqaddaman, dimana masyarakat mengundang beberapa santri untuk khataman Al-Qur’an karena suatu hajat tertentu
  •  
PRESTASI-PRESTASI
  • – Juara 1 MQK tingkat Nasional oleh Kemenag RI di NTB tahun 2011
  • – Juara 1 Kaligrafi Hiasan Mushaf tingkat Nasional oleh GAZA UIN Maliki tahun 2015
  • – Juara 2 MTQ 10 Juz tingkat Jawa Timur di PP. Banyuanyar Pamekasan tahun 2016
  • – Juara 2 MFQ se-Jawa Timur oleh Kemenag RI di Banyuwangi tahun 2015

RAYON KH. AHMAD BASYIR

RAYON KH. AHMAD BASYIR

  • Berawal dari keinginan alm. KH. Ahmad Basyir Abdullah Sajjad agar santri Latee lebih fokus pada pembelajaran ­diniyah, maka didirikanlah Rayon KH. Ahmad Basyir Abdullah Sajjad yang juga disebut sebagai Rayon Salaf.
  •  
Fokus Utama dan Mekanisme Perekrutan
  • Sebagaimana ‘azm mendiang pengasuh saat itu, rayon ini difokuskan bagi mereka yang memiliki semangat dan ingin mengembangkan keilmuan diniyah secara khusus. Tafaqquh fii ad-Din dan Akhlaqul Karimah menjadi indikator utama bagi setiap individu ketika lulus nantinya.
  •  
  • Mekanisme perekrutan santri rayon ini diambil dari tingkat pendidikan SLTA sederajat kelas X. Pada awalnya, syarat untuk bisa mendaftar di rayon ini harus menamatkan jenjang pendidikan di MTs.1 Annuqayah. Namun syarat ini berubah dan semua santri yang berstatus pendidikan kelas X SLTA sederajat, baik yang telah menamatkan jenjang pendidikan Tsanawiyahnya di lingkungan Pondok Pesantren Annuqayah maupun santri baru kelas X SLTA sederajat, bisa mendaftarkan diri di rayon ini. Bahkan, tahun lalu, pihak pengurus merekomendasikan semua santri yang jenjang pendidikannya kelas X SLTA sederajat untuk mendaftarkan diri ke rayon ini.
  •  
Materi
  • Karena masih tergolong baru berdiri, maka rayon ini membagi kurikulum  pendidikannya pada 2 kategori:
  •  
  • – Untuk santri baru
  • Materi yang diajarkan pada angkatan kedua rayon ini antara lain : Nadzam ‘Imrithi dan Hillul Ma’qud untuk kategori ilmu alat, Ta’limul Muta’allim kategori adab.
  •  
  • – Untuk santri lama
  • Materi yang diajarkan untuk angkatan pertama rayon ini antara lain: Ad-Dasuqi di bidang tauhid, Fathul Mu’in bidang fikih, serta Alfiyah Ibnu Malik kategori ilmu alat
  •  
Jadwal Kegiatan
  • Karena rayon ini bersifat semi-otonom dan terpisah secara fisik dari Pondok Pesantren Annuqayah Latee, maka jadwal kegiatan ini sedikit lebih berbeda dari kegiatan di Pondok Pesantren Annuqayah Latee.
  •  
  • Adapun perincian kegiatan rayon ini bisa disimak sebagai berikut:
  •  
  • 03:00 : Salat Tahajjud dan persiapan salat Shubuh.
  • 04:30 : Salat Shubuh berjamaah.
  • 05:00 : Praktikum (biasanya diisi dengan pembekalan dalam memimpin tahlil dan yasin, atau bersih-bersih di lingkungan rayon bagi yang bertugas).
  • 06:00 : Salat Dhuha dan persiapan sekolah formal.
  • 07:00–12:00 : Sekolah formal.
  • 12:30 : Salat Dzuhur berjamaah.
  • 13:00-15:00 : Istirahat (Pengajian kitab Al-Muqtathafat li-ahli al-Bidayah khusus santri baru setiap setengah bulan sekali)
  • 15:00 : Salat Ashar berjamaah.
  • 15:30–16.45 : Pengajian kitab (Pengembangan bhasa alos khusus santri angkatan pertama setiap setengah bulan sekali)
  • 17:00–17:45 : Istirahat dan persiapan salat Maghrib berjamaah
  • 18:00 : Salat Maghrib berjamaah
  • 18:20–19:00 : Pengajian Al-Quran
  • 19:15 : Salat Isya berjamaah
  • 19:45-21:00 : Pengajian Kitab
  • 21:00–21:30 : Istirahat
  • 21:30-23:00 : Musyawarah
  • 23:00-03.00 : Istirahat
  •  
  •  
  • Harapan
  • Dengan didirikannya Rayon K.H Ahmad Basyir ini, diharapkan setiap individu yang telah berdomisili selama 3 tahun nantinya bisa menularkan himmah dalam tafaquh fii ad-din dan akhlaqul karimah pada setiap santri di rayon terdahulu mereka masing-masing, serta bisa menjadi bekal nanti dalam hidup bermasyarakat ketika telah kembali ke rumah masing-masing.

Grup Hadrah Al-Banjari
(HUBBUL BASYIR)

GRUP HADRAH AL-BANJARI (HUBBUL BASYIR)

 

SEJARAH
  •             Jam’iyah al-Banjari Hubbul Basyir adalah wadah untuk para santri yang memiliki himmah dan kecintaan yang besar terhadap shalawat
  •             Didirikan pada tahun 2015, pada awalnya grup ini tidak memiliki nama, atas usulan Ust. Lukman al-Hakim, pengurus Departemen PORSENI kala itu, maka disematkanlah nama Hubbul Basyir, sebagai representasi atas kecintaan santri terhadap pengasuh.
  •  
FORMAT GRUP
  •             Sebagaimana grup pada umumnya, setiap grup al-Banjari punya ciri khas sekaligus format baku, entah itu Banjari Murni (terdiri dari Vokal, 2 penabuh terbang inti, 2 penabuh terbang golong, serta 1 penabuh bas) maupun Al-Habsyi (khas Habib Syech). Namun ketika baru didirikan, grup Hubbul Basyir tidak meniatkan format pada salah satunya, melainkan memilih untuk fleksibel antara keduanya, hybrid.
  •  
PRESTASI-PRESTASI
  • – Juara 1 sekaligus jingle terbaik Fesban se-Madura di Pamekasan.
  • – Juara 1 Fesban se-Madura di Banyuates Sampang oleh IPNU IPPNU Banyuates
  • – Juara 1 Fesban se-Kabupaten Sumenep di Pondok Pesantren Sabilul Huda
  • – Juara 1 Fesban se-Kabupaten Sumenep oleh IPNU IPPNU di Aengbajaraja Bluto

teater saksi

SaKSI

  • Teater SaKSI merupakan wadah berbentuk komunitas pelestari kebudayaan dan literasi, khususnya literasi pesantren, yang saat ini dinaungi oleh Departemen Porseni. Komunitas ini adalah ekstrakurikuler tertua di Pondok Pesantren Annuqayah Latee, sehingga tak mengherankan jika komunitas ini—yang bergerak dalam bidang literasi dan kebudayaan—mewarnai sejarah Pondok Pesantren Annuqayah secara umumnya dan Latee secara khusus.
  •  
Sejarah
  • Pada awal tahun 1990-an, komunitas ini hanyalah sebuah perkumpulan beberapa santri yang belajar sastra, baca puisi, dan main drama di Annuqayah Latee. Lalu pada kisaran tahun 1991-1992, atas gagasan mendiang KM. Zammiel el-Muttaqin, Hefni Sanbas, dan kawan-kawan lainnya, maka didirikanlah Sanggar Kreasi Seni Islami (SaKSI).
  •  
  • Pada mulanya, sanggar ini diberi nama Nafiri. Namun, seiring dengan dinamisnya pemikiran dan perenungan tentang orientasi komunitas, tahun 1994/1995, para anggotanya mendiskusikan hal ini dengan serius. Akhirnya dengan beberapa pertimbangan, Nafiri berubah menjadi SaKSI.
  •  
Kegiatan
  • Sama seperti kegiatan ekstra lainnya, sanggar ini memiliki beberapa kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap minggunya, antara lain: baca puisi dan cipta puisi (setiap malam rabu), diskusi mingguan (setiap malam senin), diskusi keteateran (setiap malam selasa), serta beberapa kegiatan kondisional seperti latihan gestur, penggarapan teater, dan penggarapan musikalisasi puisi.
  •  
Jebolan Alumni, Karya dan Prestasi
  • Baru-baru ini, SaKSI menerima Anugerah Sutasoma 2019 kategori Komunitas Sastra yang digagas oleh Balai Bahasa Jawa Timur.
  •  
  • Karya-karya para anggota SaKSI dalam bentuk pertunjukan diantaranya: Berhala (2002), Syekh Sitti Jenar (2004), RSJ (2010), Togel (2011), Perform Musik: Dalam Malam (2019 [rearansemen]), dan yang terbaru, A.Y.O! (2019).
  •  
  • Penerbitan dalam bentuk buku yang dilakukan SaKSI adalah: Antologi puisi saksi mata SaKSI 1 (1999), Buletin Lintas (2002-2004), Buletin Lumbung (2019- sekarang).
  •  
  • Jebolan alumni yang dihasilkan oleh SaKSI antara lain: alm. K.M. Zammiel el-Muttaqin (Bengkel Puisi Annuqayah, penggerak literasi pesantren), Raedu Basha (Penyair, penggerak sastra pesantren, Jakarta),    Maniro AF (Penyair, esais, penjaga Arsip Puisi penyair Madura Indonesia, Yogyakarta-Sumenep), AF Raziqi (penggerak literasi Ruang Dapur Kultur, Sumenep), dan banyak pula yang lain, yang tetap berkreasi walaupun tidak secara aktif dipublikasikan.

pencak silat

PENCAK SILAT

  • Demi melestarikan budaya serta mewadahi minat para santri, pengurus Pondok Pesantren Annuqayah Latee mempersilakan para santri agar mengikuti perguruan pencak silat yang ada di Pondok Pesantren Annuqayah. Perguruan silat yang boleh diikuti antara lain: Perisai Putih, Cipta Sejati, Sinar Putih, dan Pagar Nusa.
  •  
  • Latihan rutin bagi setiap perguruan dilaksanakan serentak tiap minggunya pada malam Jumat, dimulai setelah kegiatan pembacaan shalawat bersama (20.30) hingga jam 23.00. Latihan dilaksanakan di sekitar area kampus Instika, dipetakkan sesuai kebijakan perguruan masing-masing.
  •  
  • Meski berbeda perguruan, namun atas dasar persaudaraan sesama santri yang sangat erat hubungannya, maka kelangsungan serta kerukunan antar perguruan terjalin dengan baik dan hidup dalam harmoni di bawah naungan Pondok Pesantren Annuqayah Latee.

KALIGRAFI

KALIGRAFI

  • Bagi santri yang memiliki minat dan bakat dalam bidang seni kaligrafi, Departemen Porseni mewadahinya dengan mengadakan kegiatan ekstrakurikuler Kaligrafi. Diikuti oleh total 36 santri, kegiatan ini dilaksanakan di gedung diniyah sebelah barat lantai atas pada malam Minggu & Rabu pada jam 21.00 setiap minggunya, serta ditemani oleh mentor berpengalaman dalam bidang ini.

beatbox

BEATBOX

  • Bermula dari beberapa santri yang memiliki talent dalam menirukan suara alat musik dengan mulut, dari situlah cikal bakal ekstrakurikuler Beatbox didirikan. Karena semakin banyaknya santri yang semangat dan ingin mempelajari seni ber-Beatbox yang asyik, maka Departemen Porseni memberi wadah bagi mereka.
  •  
  • Kegiatan ekstrakurikuler ini dimentori oleh sebagian santri Annuqayah Latee yang sudah kompeten serta sebagian santri dari daerah lain yang tentunya juga kompeten. Dilaksanakan setiap malam selasa pada jam 21:00 WIB, kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari SLTP/sederajat hingga Perguruan Tinggi.
  •  
  • Dimulai dengan tadarus, dimana setiap peserta wajib tampil setidaknya minimal selama satu menit secara bergiliran, jamming atau kolaborasi antar peserta, hingga pemberian tips-tips oleh para mentor. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, para peserta bisa menumbuhkan kreativitasnya serta tak mudah malu untuk tampil di depan khalayak umum.

liga futsal latee (lfl)

FUTSAL

  • Departemen Olahraga dan Kesehatan (DOK) juga telah menyediakan wadah bagi mereka, santri Latee, yang hobi dalam dunia bola, yaitu Liga Futsal Latee. Antusiasme santri dalam bidang olahraga satu ini terbukti dari banyaknya peminat dari masing-masing jenjang pendidikan.
  •  
JADWAL & TEMPAT
  • Kegiatan ini dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat pagi, dengan rincian sebagaimana berikut:
  •  
  • Hari Jumat:
  • Jam I : 06:00 – 06:30
  • Jam II : 06:30 – 07:00
  • Jam III : 07:30 – 07:30
  • Jam IV : 07:30 – 08:00
  •  
  • Hari Selasa:
  • Pukul 06.00–06.30 khusus bagi siswa, sedangkan 06.30–08.00 diperuntukkan bagi mahasiswa. Pembatasan waktu di atas jika kegiatan sekolah formal aktif sebagaimana biasa, dalam artian, jika sekolah formal libur, maka batasan waktu bagi siswa bisa diperpanjang hingga jam 08.00.
  •  
  • Tempat yang digunakan terbagi menjadi 2 bagian: Pertama, lapangan futsal bagi setiap club yang sudah dijadwalkan pertandingannya. Kedua, area di sekitar kampus Instika bagi mereka yang tak masuk jadwal.
  •  
KLUB
  • Klub yang tergabung dalam Liga Futsal Latee ada 8: As-Syafi’ie, Al-Ghazali, Al-Bukhari, Al-Asy’ari, Dalfis, EAL, LTQ, dan Rayon KH. Ahmad Basyir.
  •  
SISTEM
  • Pengurus Departemen Olahraga dan Kesenian menerapkan sistem poin bagi setiap klub. Perincian poin tersebut dibagi sebagaimana berikut:
  • – Menang: 3
  • – Seri: 1
  • – Kalah: 0
  • Setiap poin per pertandingan diakumulasi selama satu musim. Pada akhirnya, klub peraih poin terbanyak akan dinobatkan sebagai Juara Liga Futsal Latee bersamaan dengan pembagian hadiah pada penutupan Hamdala (Haflatul Imtihan Madrasah Diniyah Annuqayah Latee).
  •  
HARAPAN
  • Dengan adanya Liga Futsal Latee ini, harapan besar yang menjadi agenda besar Departemen Olahraga dan Kesehatan adalah tumbuhnya mental sportif dalam diri setiap individu, karena diri yang matang adalah diri yang bisa bekerja sama tanpa saling mendahulukan kepentingan individual.

  • Selain itu, adanya Liga Futsal Latee semata hanya mewadahi minat santri dalam bidang olahraga, serta secara tidak langung mengimbau santri agar rutin menjaga kebugaran jasmani. Akal yang sehat terletak pada badan yang sehat pula.
  •  
  • Stay sportive!

PERSATUAN TENIS MEJA (PTm)

Tenis Meja

  • Persatuan Tenis Meja (PTM) menjadi lahan bagi santri PP Annuqayah Latee yang memiliki minat untuk mengembangkan potensi dan bakat atletik mereka dalam bidang olahraga tenis meja. Komunitas ini berada di bawah naungan Departemen Olahraga dan Kesehatan (DOK) divisi tenis meja.
  •  
  • Jadwal latihan disesuaikan dengan jam olahraga di PPA Latee, yaitu hari Selasa dan Jumat pagi. Data mutakhir PTM beranggotakan 12 orang. Open Recruitment dilakukan 2 kali setiap tahun. Untuk mengetahui perkembangan anggota, PTM mengadakan persahabatan dengan  klub-klub tenis meja di Sumenep dan sekitarnya.